Selasa, 18 Desember 2012

Last Fantasi IU


Ku punya mimpi indah, lebih indah dari bunga manapun
Pada angin yang dingin, Aku tarik selimut
Ku buka mataku dan di hari ini
Pada beberapa hal, musim berubah
Langit biru dan semburat awan
Ku menggambarnya biarpun ku ingin di tempat itu
Ku ingin tahu jika kita kan bertemu lagi
Akankah kau datang padaku lagi?
Sesuatu yang jauh selalu terlihat indah
Aku ingin tahu apa mendekati dunia kan menunjukanku
Ku masih muda dan miliki banyak ketakutan
Jika itu kau, bisakah ku bersandar padamu?
Akankah kau lebih banyak membuka hatimu?
Tidakkah kau butuh seseorang?
Sepertiku?
Ini pun terjadi padamu -
Bila kau tertidur untuk waktu yang lama,
Udara terasa berbeda dari kemarin
Dan tuk beberapa alasan, hari terasa aneh
Tuk beberapa alasan, segalanya terasa aneh
Pagiku adalah malam bagi yang lain
Dalam kenyataan,
Aku tak tahu kenapa aku begitu kesepian, begitu sedih
Fantasy terakhirku, selamanya dalam hatiku
Hanya jika ku bisa terbang, ku kan terbang menujumu
Tapi ku percaya dalam arti mimpiku semalam
Itu masih hal yang tak ku tahu
Tapi ku bisa membuka pintu dan berjalan ke luar
Akankah kau dengan sabar menungguku?
Berdoa untukku agar aku tak terjatuh
Percaya padaku

Minggu, 07 Oktober 2012

only I din't know


You really forgot everything 
When I see your welcoming face
Then I started feeling vaguely hurt
A wound that can’t heal itself
My tears wouldn’t flow
Breaking up wasn’t even a big deal
Because it’s worthless
There’s no such thing as a good breakup in the world

If I knew, I would have cried it all out then
By then you were done with me
A story only I didn’t know

It wasn’t love

It was just time spent next to you
Now I think I know what it feels to be vaguely hurt
Why you had to be sorry?
Maybe I was too excited
You anitcipated the moment you would leave
How amusing was it for you?

There’s no such thing as a good breakup in the world

If I knew I would have cried it all out then
By then you were done with me
A story only I didn’t know

Jumat, 27 Juli 2012

Yu Yuan si kecil yang besar




Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kata terakhir yang ia tinggalkan adalah saya pernah datang dan saya sangat penurut.Anak ini rela melepasakan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dan membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Dan dia rela melepaskan pengobatannya.


Begitu lahir dia sudah tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya.Dia hanya memiliki seorang papa yang mengadopsinya. Papanya berumur 30 tahun yang bertempat tinggal di provinsi She Cuan kecamatan Suang Liu, kota Sang Xin Zhen Yun Ya Chun Er Cu. Karena miskin, maka selama ini ia tidak menemukan pasangan hidupnya. Kalau masih harus mengadopsi anak kecil ini, mungkin tidak ada lagi orang yang mau dilamar olehnya. Pada tanggal 30 November 1996, tgl 20 bln 10 imlek, adalah saat dimana papanya menemukan anak kecil tersebut diatas hamparan rumput, disanalah papanya menemukan seorang bayi kecil yang sedang kedinginan. Pada saat menemukan anak ini, di dadanya terdapat selembar kartu kecil tertulis, 20 November jam 12.

Melihat anak kecil ini menangis dengan suara tangisannya sudah mulai melemah.Papanya berpikir kalau tidak ada orang yang memperhatikannya, maka kapan saja bayi ini bisa meninggal. Dengan berat hati papanya memeluk bayi tersebut, dengan menghela nafas dan berkata, "saya makan apa, maka kamu juga ikut apa yang saya makan". Kemudian papanya memberikan dia nama Yu Yan.

Ini adalah kisah seorang pemuda yang belum menikah yang membesarkan seorang anak, tidak ada Asi dan juga tidak mampu membeli susu bubuk, hanya mampu memberi makan bayi tersebut dengan air tajin (air beras). Maka dari kecil anak ini tumbuh menjadi lemah dan sakit-sakitan. Tetapi anak ini sangat penurut dan sangat patuh. Musim silih berganti, Yu Yuan pun tumbuh dan bertambah besar serta memiliki kepintaran yang luar biasa. Para tetangga sering memuji Yu Yuan sangat pintar, walaupun dari kecil sering sakit-sakitan dan mereka sangat menyukai Yu Yuan. Ditengah ketakutan dan kecemasan papanya, Yu Yuan pelan-pelan tumbuh dewasa.

Yu Yuan yang hidup dalam kesusahan memang luar biasa, mulai dari umur lima tahun, dia sudah membantu papa mengerjakan pekerjaan rumah. Mencuci baju, memasak nasi dan memotong rumput. Setiap hal dia kerjakan dengan baik. Dia sadar dia berbeda dengan anak-anak lain. Anak-anak lain memiliki sepasang orang tua, sedangkan dia hanya memiliki seorang papa. Keluarga ini hanya mengandalkan dia dan papa yang saling menopang. Dia harus menjadi seorang anak yang penurut dan tidak boleh membuat papa menjadi sedih dan marah.

Pada saat dia masuk sekolah dasar, dia sendiri sudah sangat mengerti, harus giat belajar dan menjadi juara di sekolah. Inilah yang bisa membuat papanya yang tidak berpendidikan menjadi bangga di desanya. Dia tidak pernah mengecewakan papanya, dia pun bernyanyi untuk papanya. Setiap hal yang lucu yang terjadi di sekolahnya di ceritakan kepada papanya. Kadang-kadang dia bisa nakal dengan mengeluarkan soal-soal yang susah untuk menguji papanya.

Setiap kali melihat senyuman papanya, dia merasa puas dan bahagia. Walaupun tidak seperti anak-anak lain yang memiliki mama, tetapi bisa hidup bahagia dengan papa, ia sudah sangat berbahagia.

Mulai dari bulan Mei 2005 Yu Yuan mulai mengalami mimisan. Pada suatu pagi saat Yu Yuan sedang mencuci muka, ia menyadari bahwa air cuci mukanya sudah penuh dengan darah yang ternyata berasal dari hidungnya. Dengan berbagai cara tidak bisa menghentikan pendarahan tersebut. Sehingga papanya membawa Yu Yuan ke puskesmas desa untuk disuntik. Tetapi sayangnya dari bekas suntikan itu juga mengerluarkan darah dan tidak mau berhenti. Dipahanya mulai bermunculanbintik- bintik merah. Dokter tersebut menyarankan papanya untuk membawa Yu Yuan ke rumah sakit untuk diperiksa. Begitu tiba di rumah sakit, Yu Yuan tidak mendapatkan nomor karena antrian sudah panjang. Yu Yuan hanya bisa duduk sendiri dikursi yang panjang untuk menutupi hidungnya. Darah yang keluar dari hidungnya bagaikan air yang terus mengalir dan memerahi lantai. Karena papanya merasa tidak enak kemudian mengambil sebuah baskom kecil untuk menampung darah yang keluar dari hidung Yu Yuan. Tidak sampai sepuluh menit, baskom yang kecil tersebut sudah penuh berisi darah yang keluar dari hidung Yu Yuan.

Dokter yang melihat keadaaan ini cepat-cepat membawa Yu Yuan untuk diperiksa. Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa Yu Yuan terkena Leukimia ganas. Pengobatan penyakit tersebut sangat mahal yang memerlukan biaya sebesar 300.000 $. Papanya mulai cemas melihat anaknya yang terbaring lemah di ranjang. Papanya hanya memiliki satu niat yaitu menyelamatkan anaknya. Dengan berbagai cara meminjam uang kesanak saudara dan teman dan ternyata, uang yang terkumpul sangatlah sedikit. Papanya akhirnya mengambil keputusan untuk menjual rumahnya yang merupakan harta satu satunya. Tapi karena rumahnya terlalu kumuh, dalam waktu yang singkat tidak bisa menemukan seorang pembeli.

Melihat mata papanya yang sedih dan pipi yang kian hari kian kurus. Dalam hati Yu Yuan merasa sedih. Pada suatu hari Yu Yuan menarik tangan papanya, air mata pun mengalir dikala kata-kata belum sempat terlontar. "Papa saya ingin mati". Papanya dengan pandangan yang kaget melihat Yu Yuan, "Kamu baru berumur 8 tahun kenapa mau mati". "Saya adalah anak yang dipungut, semua orang berkata nyawa saya tak berharga, tidaklah cocok dengan penyakit ini, biarlah saya keluar dari rumah sakit ini."

Pada tanggal 18 juni, Yu Yuan mewakili papanya yang tidak mengenal huruf, menandatangani surat keterangan pelepasan perawatan. Anak yang berumur delapan tahun itu pun mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan pemakamannya sendiri. Hari itu juga setelah pulang kerumah, Yu Yuan yang sejak kecil tidak pernah memiliki permintaan, hari itu meminta dua permohonan kepada papanya. Dia ingin memakai baju baru dan berfoto. Yu Yuan berkata kepada papanya: "Setelah saya tidak ada, kalau papa merindukan saya lihatlah melihat foto ini". Hari kedua, papanya menyuruh bibi menemani Yu Yuan pergi ke kota dan membeli baju baru. Yu Yuan sendirilah yang memilih baju yang dibelinya. Bibinya memilihkan satu rok yang berwarna putih dengan corak bintik-bintik merah. Begitu mencoba dan tidak rela melepaskannya. Kemudian mereka bertiga tiba di sebuah studio foto. Yu Yuan kemudia memakai baju barunya dengan pose secantik mungkin berjuang untuk tersenyum. Bagaimanapun ia berusaha tersenyum, pada akhirnya juga tidak bisa menahan air matanya yang mengalir keluar. Kalau bukan karena seorang wartawan Chuan Yuan yang bekerja di surat kabar Cheng Du Wan Bao, Yu Yuan akan seperti selembar daun yang lepas dari pohon dan hilang ditiup angin.

Setelah mengetahui keadaan Yu Yuan dari rumah sakit, Chuan Yuan kemudian menuliskan sebuah laporan, menceritakan kisah Yu Yuan secara detail. Cerita tentang anak yg berumur 8 tahun mengatur pemakamakannya sendiri dan akhirnya menyebar keseluruh kota Rong Cheng. Banyak orang-orang yang tergugah oleh seorang anak kecil yang sakit ini, dari ibu kota sampai satu Negara bahkan sampai keseluruh dunia. Mereka mengirim email ke seluruh dunia untuk menggalang dana bagi anak ini". Dunia yang damai ini menjadi suara panggilan yang sangat kuat bagi setiap orang.

Hanya dalam waktu sepuluh hari, dari perkumpulan orang Chinese didunia saja telah mengumpulkan 560.000 dolar. Biaya operasi pun telah tercukupi. Titik kehidupan Yu Yuan sekali lagi dihidupkan oleh cinta kasih semua orang.

Setelah itu, pengumuman penggalangan dana dihentikan tetapi dana terus mengalir dari seluruh dunia. Dana pun telah tersedia dan para dokter sudah ada untuk mengobati Yu Yuan. Satu demi satu gerbang kesulitan pengobatan juga telah dilewati. Semua orang menunggu hari suksesnya Yu Yuan.

Ada seorang teman di-email bahkan menulis: "Yu Yuan anakku yang tercinta saya mengharapkan kesembuhanmu dan keluar dari rumah sakit. Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. Yu Yuan anakku tercinta."







Pada tanggal 21 Juni, Yu Yuan yang telah melepaskan pengobatan dan menunggu kematian akhirnya dibawa kembali ke ibu kota . Dana yang sudah terkumpul, membuat jiwa yang lemah ini memiliki harapan dan alasan untuk terus bertahan hidup. Yu Yuan akhirnya menerima pengobatan dan dia sangat menderita didalam sebuah pintu kaca tempat dia berobat. Yu Yuan kemudian berbaring di ranjang untuk diinfus. Ketegaran anak kecil ini membuat semua orang kagum padanya. Dokter yang menangani dia, Shii Min berkata, dalam perjalanan proses terapi akan mendatangkan mual yang sangat hebat. Pada permulaan terapi Yu Yuan sering sekali muntah. Tetapi Yu Yuan tidak pernah mengeluh. Pada saat pertama kali melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang, jarum suntik ditusukkan dari depan dadanya, tetapi Yu Yuan tidak menangis dan juga tidak berteriak, bahkan tidak meneteskan air mata. Yu yuan yang dari lahir sampai maut menjemput tidak pernah mendapat kasih sayang seorang ibu. Pada saat dokter Shii Min menawarkan Yu Yuan untuk menjadi anak perempuannya. Air mata Yu Yuan pun mengalir tak terbendung.

Hari kedua saat dokter Shii Min datang, Yu Yuan dengan malu-malu memanggil dengan sebutan Shii Mama. Pertama kalinya mendengar suara itu, Shii Min kaget, dan kemudian dengan tersenyum dan menjawab, "Anak yang baik". Semua orang mendambakan sebuah keajaiban dan menunggu momen dimana Yu Yuan hidup dan sembuh kembali. Banyak masyarakat datang untuk menjenguk Yu Yuan dan banyak orang menanyakan kabar Yu Yuan dari email. Selama dua bulan Yu Yuan melakukan terapi dan telah berjuang menerobos sembilan pintu maut. Pernah mengalami pendarahan dipencernaan dan selalu selamat dari bencana. Sampai akhirnya darah putih dari tubuh Yu Yuan sudah bisa terkontrol. Semua orang-orang pun menunggu kabar baik dari kesembuhan Yu Yuan.

Tetapi efek samping yang dikeluarkan oleh obat-obat terapi sangatlah menakutkan, apalagi dibandingkan dengan anak-anak leukemia yang lain. Fisik Yu Yuan jauh sangat lemah. Setelah melewati operasi tersebut fisik Yu Yuan semakin lemah.

Pada tanggal 20 agustus, Yu Yuan bertanya kepada wartawan Fu Yuan: "Tante kenapa mereka mau menyumbang dana untuk saya? Tanya Yu Yuan kepada wartawan tersebut.Wartawan tersebut menjawab, karena mereka semua adalah orang yang baik hati". Yu Yuan kemudia berkata : "Tante saya juga mau menjadi orang yang baik hati". Wartawan itupun menjawab, "Kamu memang orang yang baik. Orang baik harus saling membantu agar bisa berubah menjadi semakin baik". Yu yuan dari bawah bantal tidurnya mengambil sebuah buku, dan diberikan kepada ke Fu Yuan. "Tante ini adalah surat wasiat saya."

Fu yuan kaget, sekali membuka dan melihat surat tersebut ternyata Yu Yuan telah mengatur tentang pengaturan pemakamannya sendiri. Ini adalah seorang anak yang berumur delapan tahun yang sedang menghadapi sebuah kematian dan diatas ranjang menulis tiga halaman surat wasiat dan dibagi menjadi enam bagian, dengan pembukaan, tante Fu Yuan, dan diakhiri dengan selamat tinggal tante Fu Yuan.

Dalam satu artikel itu nama Fu Yuan muncul tujuh kali dan masih ada sembilan sebutan singkat tante wartawan. Dibelakang ada enam belas sebutan dan ini adalah kata setelah Yu Yuan meninggal. Tolong,..... .. Dan dia juga ingin menyatakan terima kasih serta selamat tinggal kepada orang-orang yang selama ini telah memperhatikan dia lewat surat kabar. "Sampai jumpa tante, kita berjumpa lagi dalam mimpi. Tolong jaga papa saya. Dan sedikit dari dana pengobatan ini bisa dibagikan kepada sekolah saya. Dan katakana ini juga pada pemimpin palang merah. Setelah saya meninggal, biaya pengobatan itu dibagikan kepada orang-orang yang sakit seperti saya. Biar mereka lekas sembuh". Surat wasiat ini membuat Fu Yuan tidak bisa menahan tangis yang membasahi pipinya.

Saya pernah datang, saya sangat patuh, demikianlah kata-kata yang keluar dari bibir Yu Yuan. Pada tanggal 22 agustus, karena pendarahan dipencernaan hampir satu bulan, Yu Yuan tidak bisa makan dan hanya bisa mengandalkan infus untuk bertahan hidup. Mula
-mulanya berusaha mencuri makan, Yu Yuan mengambil mie instant dan memakannya. Hal ini membuat pendarahan di pencernaan Yu Yuan semakin parah. Dokter dan perawat pun secepatnya memberikan pertolongan darurat dan memberi infus dan transfer darah setelah melihat pendarahan Yu Yuan yang sangat hebat. Dokter dan para perawat pun ikut menangis. Semua orang ingin membantu meringankan pederitaannya. Tetapi tetap tidak bisa membantunya. Yu Yuan yang telah menderita karena penyakit tersebut akhirnya meninggal dengan tenang. Semua orang tidak bisa menerima kenyataan ini melihat malaikat kecil yang cantik yang suci bagaikan air. Sungguh telah pergi kedunia lain.




Dikecamatan She Chuan, sebuah email pun dipenuhi tangisan menghantar kepergian Yu Yuan. Banyak yang mengirimkan ucapan turut berduka cita
 dengan karangan bunga yang ditumpuk setinggi gunung. Ada seorang pemuda berkata dengan pelan "Anak kecil, kamu sebenarnya adalah malaikat kecil diatas langit, kepakanlah kedua sayapmu. Terbanglah.. ......... ...." demikian kata-kata dari seorang pemuda tersebut.

Pada tanggal 26 Agustus, pemakaman Yu Yuan dilaksanakan saat hujan gerimis. Didepan rumah duka, banyak orang-orang berdiri dan menangis mengantar kepergian Yu Yuan. Mereka adalah papa mama Yu Yuan yang tidak dikenal oleh Yu Yuan semasa hidupnya. Demi Yu Yuan yang menderita karena leukemia dan melepaskan pengobatan demi orang lain, maka datanglah papa mama dari berbagai daerah yang diam-diam mengantarkan kepergian Yu Yuan.

Didepan kuburannya terdapat selembar foto Yu Yuan yang sedang tertawa. Diatas batu nisannya tertulis, "Aku pernah datang dan aku sangat patuh" (30 nov 1996- 22 agus 2005). Dan dibelakangnya terukir perjalanan singkat riwayat hidup Yu Yuan. Dua kalimat terakhir adalah disaat dia masih hidup telah menerima kehangatan dari dunia. Beristirahatlah gadis kecilku, nirwana akan menjadi lebih ceria dengan adanya dirimu.

Sesuai pesan dari Yu Yuan, sisa dana 540.000 dolar tersebut disumbangkan kepada anak-anak penderita luekimia lainnya. Tujuh anak yang menerima bantuan dana Yu Yuan itu adalah : Shii Li, Huang Zhi Qiang, Liu Ling Lu, Zhang Yu Jie, Gao Jian, Wang Jie. Tujuh anak kecil yang kasihan ini semua berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka adalah anak-anak miskin yang berjuang melawan kematian.

Pada tanggal 24 September, anak pertama yang menerima bantuan dari Yu
 Yuan di rumah sakit Hua Xi berhasil melakukan operasi. Senyuman yang mengambang pun terlukis diraut wajah anak tersebut. "Saya telah menerima bantuan dari kehidupan Anda, terima kasih adik Yu Yuan kamu pasti sedang melihat kami diatas sana . Jangan risau, kelak di batu nisan, kami juga akan mengukirnya dengan kata-kata "Aku pernah datang dan aku sangat patuh".

Renungan:
Demikianlah sebuah kisah yang sangat menggugah hati kita. Seorang anak kecil yang berjuang bertahan hidup dan akhirnya harus menghadapi kematian akibat sakit yang dideritanya. Dengan kepolosan dan ketulusan serta baktinya kepada orang tuanya, akhirnya mendapatkan respon yang luar biasa dari kalangan Dunia.Walaupun hidup serba kekuarangan, Dia bisa memberikan kasihnya terhadap sesama.Inilah contoh yang seharusnya kita pun mampu melakukan hal yang sama, berbuat sesuatu yang bermakna bagi sesama, memberikan sedikit kehangatan dan perhatian kepada orang yang membutuhkan. Pribadi dan hati seperti inilah yang dinamakan pribadi seorang Pengasih.
 



Kamis, 31 Mei 2012

enggan pulang

aku masih enggan pulang
biar aku berkelana
tuk mencari cinta yang hilang
di antara gelap terang

tiada sadar semakin jauh
aku belum menemukan
tiang kasih sandaran jiwa
yang kelelahan berkelana

ku tak peduli walau diri lelah
mencari cintaku yang hilang
ku tanya angin di mana gerangan
yang selama dapat ku temui

kala esok ku ingin pulang
jalan mana yang kutempuh
lewat pintu atau jendela
atau berdiri di teras saja

ingin teriak kini engkau di mana
ku tak peduli walau diri lelah
mencari cintaku yang hilang
ku tanya angin dimana gerangan

yang selama dapat ku temukan
semuakan terulang

Jumat, 18 Mei 2012

I hate beautiful (FACE) girl

                   This is story, how I can hate beautiful girl. Hmm btw my English is really bad so I will story with Indonesian language. If you from another country I’m so sorry :p hehe but you can ask in my facebook / twitter / email oke ^^ .

                  Hemm karena ini bukan hal yang formal maka aku nulis pakai bahasa santai ku ya… gini dulu saat TK guru – guru selalu bilang “ nisa… haduu lucu banget jadi anak, rambutnya panjang bagus, kalau besar pasti cantik.” Ya itulah kalimat yang selalu aku ingat sampai sekarang. Wussss~~~~ kita melompat hari, bulan, dan tahun. Lanjut saat nisa SD, nisa dulu terlalu pd karena apa? Maklumlah sekolah nisa berada di desa yang banyak teman nisa orang – orang yang benar – benar masih ‘desa’ so nisa dianggap anak yang paling ‘wah’ juga diantara yang lain.. itu juga karena nisa termasuk yaaa bisa disebut cantik. (gila pd banget kan dari tk sampai sd menganggap diri sendiri cantik, ekeke) maklum lah namanya juga masih kecil.

Kita melompat lagi .. tik tok tik tok ~ hari , bulan, dan tahun berganti.. dung dung..

Saat itu nisa smp, saat kelas satu nisa suka sama cowok namanya Rio . Woooo gila, kalau nisa sudah suka suka sama orang bakal awet dan apa pun bakal dilakuin ekekeke….  Oke aku bilang ke Ani sahabat ku yang saat itu satu kelas sama Rio kalau aku suka sama rio. Tik tok tik tok ~ ~~~ aku sms’an sama rio dan nisa tanya suatu pertanyaan yang sampai sekarang masih nisa ingat.

Nisa : “ rio type cewek mu seperti apa ? “

Rio : “ pokoknya cantik

Nisa : “ cantik kalau bodoh ? “

Rio : “ gak masalah penting cantik


Nisa : “ cantik tapi gak kaya ? / nakal “

Rio  : “ gak opo, penting cantik wess haha

Oke…. Selang beberapa bulan nisa lupa itu nisa sama rio jadian atau enggak, tapi seinget nisa waktu itu kami lagi deket banget ekeke.. trus trus.. nisa sama ani kan maen tuh ke rumah rinda, salah satu sahabatku. Bener deh secara fisik Rinda adalah yang paling perfek antara kami bertiga. Sudah cantik, putih, tinggi, bibirnya merah cery, dari alis mata hidung beeehhhhhh -.- cantik hoooi… aku sendiri nyadari. Lanjut, biasa cewek gossip” gitu kalau lagi kumpul.. dia sempet” tanya gimana nisa sama rio dan ya nisa certain lah.. nah pas Rinda ke kamar mandi, nisa sengaja lihat inbox nya si Rinda. Hei ternyata banyak sms dari Rio dan kau tau apa yang aku dapatkan MEREKA JADIAN . wooo~~~ perrfek… Rinda .. sahabat ku T.T . okelah bersikap  biasa saja nisa, langsung sms Rio. “selamat ya.. wah jadian sama sahabatku kok gak bilang” . udah sejak itu nisa merasa nisa sangat jelek (face) dan nisa mulai benci dengan cewek cantik. Tik tok tik tok~ nisa benar – benar jaga jarang sama mereka berdua, gak mau tau tentang mereka dari a – a lagi.


Dumdumdum~~ loncat tahun ke tahun,

Saat sma nisa pacaran sama risky, oke sudah 2,5 th akhirnya di 2,5 th jadian lebih 1 hari nisa diputus sama risky. Ya dia selingkuh dengan mbak” namanya eres anak regee dkv um yang berumur 24 tahun. Woooo~~ gilaa saat itu nisa merasa setress , gila, frustasi dan untung ada teman yang selalu menghibur, memberi nasehat sampai nisa sadar benar buat apa nangisi, ya mereka itu mas viant, atid, pak dhe / mas adi , ranj, dan rio ya mantanku yang sekarang malah jadi salah satu sahabatku.

Selang 1 tahun akhirnya sudah mulai lupa dengan risky, eh risky datang lagi seolah ingin balikan. Heiii please nisa sudah mulai lupa. Akhirnya nisa suka lagi, tapi nisa gak bilang ke temen” . sedikit bilang ke mas viant kalau si risky mulai deketin nisa lagi, jawaban mas viant tetep sama “Haduh sin, lapo seh arek sing jahati kamu sik mbok pikir. Selama ini dia nyakiti kamu peduli a ma kamu”. Ya bener itu ternyata, baru 1 bulan deketin nisa dia cerita suka sama cewek lain. Dan itu adek kelas risky dan dulu adek kelas nisa saat smp namanya parlin. Di bilang cantik juga gak, dia biasa tapi bodynya bagus banget dia tinggi. Dan risky bilang ke nisa gini, “ andai kamu tinggian sedikit pasti lebih bagus, kamu pendek si” . HUOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO JLEEEEEEPPPPPPP … padahal semua juga tau, kalau si parlin ini gak pinter, suka pacaran, dan yang dipikirkan cewek” seperti ini hanyalah pacaran pacaran pacaran dan gak ada hal yang lebih penting dari pacaran. lagi – lagi karena fisik aku kalah T.T okeeeee sampai sekarang nisa makin yakkin kalau nisa sangat jelek dan perfek jeleknya. Huoooo~~~ ada pepatah bilang ‘cinta tak memandang bagaimana fisik seseorang, tapi bagaimana cara mereka mencintainya’ manaaaaa itu gak berlaku buat cowok yang melihat nisa T.T semua lari karena fisik nisa. Baiklah, di sini nisa merasa nisa sangat tidak bersyukur atas yang nisa miliki. Nisa tau itu, bahkan itu salah nisa tau. Nah sejak kejadian yang gak bisa nisa lupain, ini yang membuat nisa sangat benci dengan orang yg berbody bagus dan cantik tapi otak kosong alias gak pinter. 

INILAH PENAMPAKAN MEREKA *no spam karena ini bloggue

RIO


Rinda
Risky

Eres
Parlin




Minggu, 18 Maret 2012

SMS

First time... >o< I sent message for him and He replay my messaged.
Oh God ... big thanks to My friend Bullet hehe.. because of you I can
sending message with him ^^ .. kyaaaaaaaaaa


me  : ***
him : halo.. siapa disana..? -3-
me  : ***
him : oh.. okw.. =='
me  : ***
him : bingung mau bales apa.. =,=
me  : ***
him : oh.. gakpopo.. ==

hehe ok I think that was borred.. hehe but It's really make me HAPPY ...
REALLY HAPPY ....

Kamis, 15 Maret 2012

Study Hard ! Final Exams yes!!

final exam
my heart pumping so fast
The exam makes me uneasy. I must prepared, it would be so horrible sitting in the examination room, thinking the question and its relative material object and flushes to get every possible trace of any source will move from one side of the brain in all quarters . This happens to many people. The brain just switches off and you start to panic. The exam can make me insomnia. But the thumb rule is that I need to sleep,..
 

Are the dates of examinations recorded. Nothing is worse than walking into class and find that today is the final exam. may I be bright and studious, but not yet ready.

Kamis, 23 Februari 2012

Loudspeaker

I have ears . I'm not   deaf

Thank's my brotha

I remember, what my brother said. Oh bro thank you very much... I almost did wrong again... My brother Viant Herya... really" thank you :*

Jumat, 03 Februari 2012

I'm Shock


What !!!! I'm really shock now!. The last I check my Blog, I just have 228 viewer.. After 1 month (now) I get 1336 viewer.... WOW AMAZING .. Thank's for looking my blog ^^

(Nisa)